Motivasi Hari Ini

Sinar mentari menyenangkan, hujan menyegarkan, angin menyejukkan.
Tak ada yang benar-benar namanya cuaca buruk,
hanya ada cuaca baik yang jenisnya berbeda.

Diupdate Senin-Jumat. Web ini bisa diakses dari handphone dan tablet.

Cerita Motivasi

Wortel, Telur dan Kopi

 

Seorang wanita yang baru saja menikah, datang ke ibunya dan mengeluh soal tingkah laku suaminya. Setelah pesta pernikahan, baru ia tahu karakter asli sang suami keras kepala, suka bermalas-malasan, cuek, boros, dsb.

Kisah Seorang Anak yang Merindukan Ibu

http://time4thinkers.com/wp-content/uploads/2011/08/without-mom-plain-700x393.jpgEmpat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istriku sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil. Begitulah yang kurasakan,karena selama ini aku merasa bahwa aku telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.

Asmui, Dari Jualan Pulsa Hingga Javapucino

Bagi yang hobi 'nongkrong'' sekedar ngopi, tentu sudah mengenal kedai atau café Javapuccino. Keberadaannya, banyak ditemui di pusat-pusat perbelanjaan di kota besar Indonesia.

Namun kebesaran Javapucino tidak datang begitu saja. Sang pemilik Muhhamad Asmui harus banting tulang sebelum mencapai sukses seperti sekarang.

Kasiyem Roesmadji, Jadikan Sambel Pecel Mendunia

sambelpecelDi zaman digital ini, rasanya sulit membayangkan seorang yang buta huruf bisa menjadi pengusaha sukses. Tapi Kasiyem Roesmadji, pengusaha sambal pecel asal Madiun, Jawa Timur, bisa membuktikan: keterbatasan pendidikan bukan halangan untuk mengecap keberhasilan.

Tengok saja. Pada kelas 3 sekolah dasar (SD), Kasiyem harus meninggalkan bangku sekolah karena kedua orangtua tidak punya biaya. Ayah Kasiyem hanyalah seorang buruh di PT Inka, Madiun. Sehari-hari, ia lebih banyak berjualan mangga dan jambu kluthuk (jambu biji) di pasar bersama kakeknya.